Hitungan Pinjaman Online Modal Budidaya Ikan Nila

Hitungan Pinjaman Online Modal Budidaya Ikan Nila

Perhitungan pinjaman online untuk modal budidaya ikan nila – Dana pinjaman online bermanfaat tidak hanya untuk bisnis rumahan seperti bisnis minuman atau toko pakaian, tetapi juga untuk kemajuan bisnis yang berkembang biak ikan nila. Jenis ikan air tawar menjadi semakin populer karena memiliki faktor penyebab nilai jual yang tinggi. Faktor-faktor ini termasuk kemudahan perawatan dan pengembalian investasi yang cepat. Kali ini Anda akan mempelajari perhitungan dana pinjaman online untuk modal usaha budidaya ikan yang berharga.

Mengapa bisnis ikan nila?

Ikan nila memiliki permintaan pasar yang tinggi. Selain itu, harga nila di pasaran Rp 15 ribu hingga Rp 25 ribu per kilogram. Di waktu-waktu tertentu, seperti bulan Ramadhan, harga ini bahkan bisa naik lagi. Selain itu, perawatan ikan nila sendiri cukup mudah karena ikan nila termasuk hewan omnivora. Ini juga berarti bahwa biaya untuk menanam nila lebih rendah. Ikan nila juga tidak membutuhkan kolam yang besar untuk bertahan hidup. Anda bisa memanen ikan nila hanya dalam waktu 6-7 bulan.

SEDANG TREND :  Usaha Rumahan Terbaru Di 2021, Nambah Sampingan

Baca Juga : 6 Cara Kelola Keuangan Bisnis Pinjaman UMKM Agar Cepat Lunas

Modal awal yang dibutuhkan

Sebelum kita mengambil pinjaman online untuk perusahaan budidaya ikan nila, mari kita hitung dulu kisaran modal awal yang dibutuhkan. Ada satu hal yang perlu diingat dengan ukuran kolam dan benur, yang bisa disesuaikan. Anda perlu membuat kolam sedalam 100 hingga 120 cm agar nila dapat tumbuh dengan sukses. Anda bisa menggunakan sistem kolam terpal. Dengan cara ini Anda lebih menghemat kebutuhan modal awal Anda.

  • Terpal kolam = Rp2.000.000
  • Bibit ikan nila unggul (ukuran 3cm) = 1000 ekor x Rp 550 = Rp 550.000
  • Perlengkapan lainnya = Rp 500.000
SEDANG TREND :  Cara Membangun Usaha Katering

Dari daftar persyaratan yang tertera di atas, dapat disimpulkan bahwa modal awal yang dibutuhkan atau nominal dana pinjaman online minimal Rp 3.050.000.

Baca Juga : 20 Cara bisnis online Yang Lagi Trend di 2021

Perhitungan biaya operasional tambak nila

Selain menghitung modal awal, Anda perlu menghitung biaya operasional tambak ikan nila. Biaya ini juga harus dimasukkan dalam total modal awal, dengan total keduanya mewakili jumlah total aplikasi pinjaman online. Jadi mari kita lihat lagi berapa biaya operasional untuk bisnis yang satu ini.

  • Pakan ikan dan obat-obatan = Rp 2.250.000
  • Listrik dan air = Rp 1.000.000
  • Pekerjaan tambahan (bila perlu) = 3 x Rp 700.000 = Rp 2.100.000
  • Lainnya = Rp 500.000
SEDANG TREND :  Pelajari Lebih Lanjut Tentang E-Commerce Enabler

Daftar biaya operasional di atas juga tidak pasti. Disarankan agar Anda memeriksa biaya yang diperlukan untuk domisili Anda. Biaya operasional bisa lebih murah atau bahkan lebih mahal. Jadi dari daftar di atas, Anda membutuhkan setidaknya Rp 5.850.000 per bulan untuk biaya operasional.

Prospek keuntungan

Sekarang setelah Anda mengetahui jumlah dana pinjaman online yang Anda butuhkan untuk menjalankan bisnis kolam ikan nila, Anda juga perlu menghitung prospek keuntungannya. Tujuannya untuk melihat kemampuan bisnis ini di masa depan. Anda juga akan dapat mengetahui kemampuan Anda dalam mengembalikan dana pinjaman online nantinya, termasuk lamanya jangka waktu pinjaman.

SEDANG TREND :  3 Cara Menghasilkan Uang Di Internet Untuk Pemula

Jika hanya 90% dari 1000 benih yang bisa dipanen, berarti 900 ekor ikan bisa dijual. Jika setelah 6-7 bulan ikan ini tumbuh dengan baik dan memiliki berat 350-500 gram per ekor, Anda bisa menjualnya seharga Rp35.000 per kilogram, yang berarti Anda bisa menjual sekitar 450 kg ikan. Dengan cara ini anda bisa mendapatkan total omzet sebesar Rp 15.750.000.

Baca Juga : Cara Pembagian Kerja dalam Operasional Bisnis

Sekarang mari kita hitung keuntungan bersih dari penjualan tersebut. Total modal awal dan biaya operasional adalah Rp 8.900.000. Untuk melihat potensi keuntungan maka perlu dilakukan pengurangan biaya penjualan dengan total modal awal dan biaya operasional. Artinya, laba bersih Anda akan menjadi sekitar Rp 6.850.000 per bulan.

SEDANG TREND :  12 Bisnis Modal Kecil Di Rumah Paling Mudah

Bagaimana? Tertarik dengan budidaya ikan nila. Pelajari segera dan mulai bisnisnya. Nanti kalau sudah berkembang dan butuh tambahan modal. Kami siap membantu. Kami memiliki produk pinjaman yang berbeda. Pilih produk dan penuhi kebutuhan bisnis Anda! Klik tombol di bawah ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang produk:

Originally posted 2021-06-10 16:23:29.